RSS

Catatan hati dan mata

14 Feb

 

Suatu hari puisi bercerita tentang senyap dan air mata :
bila siang menjelang,
ia kan sembunyikan air mata dibawah dedaunan..
Agar tak lekas kering terpapar matahari

Bila hujan datang,
kan ia bawa air mata kepermukaan..
Agar tak ada seorangpun yg tahu
pada hujan, air mata sesungguhnya ada

senyap tak pernah pandai menemukan kata untuk bicara
Namun ia bukan bisu
Ia hanya tak butuh bicara, manakala larikan air mata dari para pelukis yang ingin lunturkan warnanya

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 14/02/2012 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: