RSS

Zikir Seekor Cacing (Oleh : Bpk. Ahmadun Yosi Herfanda)

09 Apr

Dalam duniamu aku cacing tak bermakna

yang melata dari lumpur ke lumpur

peradaban tanpa jiwa, yang menggeliat

di selokan-selokan kumuh kota, yang

bahagia ketika pohon-pohon berbunga

Cobalah kau dengar zikirku, menetes

jadi madu di pucuk-pucuk akar pohon itu

kucangkul tanah keras jadi gembur

kurabuk ladang tanpa hara jadi subur

kubimbing akar-akar pohonan

menyusup sela-sela batu dan belukar

mengisap sari madu kehidupan

sedang aku cukup tumbuh

dari daun-daun gugur

Di kota-kota padat beton dan baja

aku jadi penghuni tak berharga

tapi dengarlah kecipak ikan-ikan

bernyanyi atas kehadiranku

ketika tubuhku kurelakan

lumat jadi santapan

akulah si paling buruk rupa

diatara para kekasih dunia

namun syukurku tak tertahankan

ketika dapat ikut menyuburkan

taman bunga di beranda

(1990)

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 09/04/2011 in Uncategorized

 

One response to “Zikir Seekor Cacing (Oleh : Bpk. Ahmadun Yosi Herfanda)

  1. kafihidonis

    10/04/2011 at 07:46

    Jika kita perhatikan setiap makhluk dan alam di sekitar kita banyak hal yang bisa kita ambil hikmahnya. Seperti halnya tumbuhan padi yang sering kita makan sbg nasi. Baca tulisan sy http://ncproduction.wordpress.com/2011/04/09/belajar-dari-padi/

    “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang benar-benar terdapat tanda kekuasaan bagi orang-orang yang berakal” (QS. Ali Imran: 190)

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: