Kematian
Pagi ini saya melihat kalender
terus diperhatikan
“Sudah hari minggu lagi ya”
rasanya cepat sekali
(29 Januari 2012)
—————————————————————————————
Mungkin bukan selera logika ketika kita berfikir bahwa hidup kita akan selalu lama, bahkan mungkin tak pernah dijumpai kata akhir
Saya teringat dengan sebuah buku yang menarik, bahkan sekarang sudah ada CD nya “Malam pertama di alam kubur”

Jika sekarang kita tidur di kasur yang empuk
Suatu hari pasti akan kita rasakan, kita akan tidur dengan posisi yang sama
dihimpit bumi, tak ada yang menemani
hari pertama di sana adalah hari yang paling mengerikan, karena kita akan merasakan sebuah suasana yang betul-betul berbeda
Kalau saja kita bisa lolos dari siksa kubur itu, tentu perjalanan selanjutnya sudah bisa terjamin. tapi sebaliknya, sangat mengerikan perjalanan selanjutnya, andai kita tidak bisa lolos. Dan kita tidak bisa kembali untuk memperbaiki segalanya…semua terlambat.
Ngotot kerja, cari uang siang malam ….terus habis…cari lagi…habis lagi
Makan…keluar…makan lagi…keluar lagi
gak adahabis-habisnya, berulang terus
Sungguh, dunia ini betul-betul hanya sekedar permainan ya (o 0)
Kalau kita tidak bersungguh-sungguh untuk kehidupan sebenarnya kelak (baca: kehidpan akhirat)
Habislah kita, tidak ada yang bisa menolong
“Tobatnya nanti aja deh, kalau sudah tua, mau nikmati masa muda dulu.”
“pokoknya nanti aja deh, masih ada waktu ini, kan masih ada hari esok.”
kuatkan hati kita, ingat-ingat kembali, bukankah “TAMU” yang akan datang nanti, tidak akan bisa kita suruh pulang!
Hari apa, pukul berapa ia datang menemui kita, itu rahasia Allah
Jadi, siap-siap saja, percayalah kedatangannya adalah PASTI.
rencana-rencana yang kita telah susun nanti
sesungguhnya hanyalah ikhtiar kita
niatkan semua karena Allah, agar tak menjadi sebuah kesia-siaan.





terima kasih banyak Mb sudah diingatkan