Notes lia

Be the best DA

Pasang sabuk Niat Dengan Benar Saat Berobat

Penulis pernah iseng bertanya ke beberapa teman :

“Kenapa ketika sakit, kita berobat?”

paling banyak jawabannya : Karena mereka yakin, kalau berobat dapat menyembuhkan.

Sebenarnya jawaban itu sangat umum, tapi sangat berpengaruh karena masalah niat dan hasil yang akan kita peroleh

lho kok bisa?

sebenarnya kunci  jawaban pertanyaan tadi cuma satu :

Kita yakin bahwa pastilah Allah yang menyembuhkan

Lalu kalau Allah yang menyembuhkan, kenapa kita harus berobat ?

 karena itu diperintahkan.  Kita diperintahkan untuk berikhtiar dengan berobat

Jadi kita berobat untuk mencari pahala, mentati perintah Allah, ini point plusnya.

Kalau disembuhkan … ya Alhamdulillah

Ini namanya kauniyah

29/01/2012 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar

Celoteh : Cara Modern menghormati Al-Qur’an

Betul-betul sangat menghormati Al-Qur’an

ditaruh di tempat yang begitu tinggi

niatnya betul-betul ingin menghormati

tapi……… kenapa gak diambil-ambil  (0 0?)

siapa bilang?  diambil kok!

kapan?

nanti kalau ada orang yang meninggal, pasti diambil

terus taruh didekat kepala sang mayit

oh, dibaca?

yah taro aja, nanti setelah selesai acara, ditaruh lagi di atas lemari

(= =”)

29/01/2012 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar

Laut

Aku terpikat kepada laut sejak ia menyajikan sebuah sajak

sebuah sajak untuk kami para anak-anak nelayan. Tentang kemilaunya pasir, tentang  tongkat angin malam, tentang ringannya senja.

kami semua ingin  segera berlari menghampirinya, berkecipak bersama setiap deburannya, tertawa gembira.

tapi tetap saja, sebagian dari kami takut…takut pada bayangan akan kedalamannya, yang akan membuat kami tak mampu bernafas.

(15 Januari 2012, mengenang pantai Tasitolu, timor-timur)

29/01/2012 Posted by | Uncategorized | 1 Komentar

Celoteh : Kafir

Kekafiran itu memang tidak hanya sebatas agama A, agama B, dll (selain agama Islam) (tetapi bukan berarti bisa sembarangan mengkafir-kafirkan orang)

Siapapun yang mengingkari ayat-ayat Allah, Ia masuk dalam golongan Kafir.

Sepandai pandainya kita memasukkan kata agama islam dalam KTP, tetap saja, kekafiran itu bisa kapan saja mengetuk-ngetuk hati kita, menggoda. bahkan masuk.

kalau kita perhatikan (terutama di media, kampus dsb), pada faktanya banyak orang yang mencari-cari bahkan membuat teori-teori baru, yang keluar dari Al-Qur’an.

dengan menjadikan filsafat sebagai landasan berfikir, atau tidak membuat batasan dalam berfikir

bukankah pintu kesesatan itu kita sendiri yang membuknya, dikarenakan keingkaran kepada wahyu Allah.

menutup mata terhadap ayat-ayat Allah

Menutup telinga terhadap seruanNya

Bisu untuk menjelaskan sesuatu berdasarkan aturaNya

dengan alasan “Gak logislah!”

29/01/2012 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar

Kematian

Pagi ini saya melihat kalender

terus diperhatikan

“Sudah hari minggu lagi ya”

rasanya cepat sekali

(29 Januari 2012)

—————————————————————————————

Mungkin bukan selera logika  ketika kita berfikir bahwa hidup kita akan selalu lama, bahkan mungkin tak pernah dijumpai kata akhir

Saya teringat dengan sebuah buku yang menarik, bahkan sekarang sudah ada CD nya “Malam pertama di alam kubur”

Jika sekarang kita tidur di kasur yang empuk

Suatu hari pasti akan kita rasakan, kita akan tidur dengan posisi yang sama

dihimpit bumi, tak ada yang menemani

hari pertama di sana adalah hari yang paling mengerikan, karena kita akan merasakan sebuah  suasana yang betul-betul berbeda

Kalau saja kita bisa lolos dari siksa kubur itu, tentu perjalanan selanjutnya sudah bisa terjamin. tapi sebaliknya, sangat mengerikan perjalanan selanjutnya, andai kita tidak bisa lolos. Dan kita tidak bisa kembali untuk memperbaiki segalanya…semua terlambat.

Ngotot kerja, cari uang siang malam ….terus habis…cari lagi…habis lagi

Makan…keluar…makan lagi…keluar lagi

gak adahabis-habisnya, berulang terus

Sungguh, dunia ini betul-betul hanya sekedar permainan ya (o 0)

Kalau kita tidak bersungguh-sungguh untuk kehidupan sebenarnya kelak (baca: kehidpan akhirat)

Habislah kita, tidak ada yang bisa menolong

“Tobatnya nanti aja deh, kalau sudah tua, mau nikmati masa muda dulu.”

“pokoknya nanti aja deh, masih ada waktu ini, kan  masih ada hari esok.”

kuatkan hati kita, ingat-ingat kembali, bukankah “TAMU” yang akan datang nanti, tidak akan bisa kita suruh pulang!

Hari apa, pukul berapa ia datang menemui kita, itu rahasia Allah

Jadi, siap-siap saja, percayalah kedatangannya adalah PASTI.

rencana-rencana yang kita telah susun nanti

sesungguhnya hanyalah ikhtiar kita

niatkan semua karena Allah, agar tak menjadi sebuah kesia-siaan.

29/01/2012 Posted by | Uncategorized | 1 Komentar

   

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.