Allah menerangi wajah manusia yang mendengar sabdaku, lalu menghafal dan mengingatkannya kemudian menyampaikannya kepada orang yang tidak mendengarkannya. Boleh jadi orang yang membawa fikih bukanlah orang yang yang fakih, dan boleh jadi orang yang membawa fikih menyampaikannya kepada orang yang lebih fakih ketimbang dirinya.
(HR. Ahmad dan Ibnu Majah)
Belum ada komentar.




